pangondian blog's

ora et labora

Senin, 14 Maret 2011

Sosialisasi Peraturan Menteri PU No.20 Tahun 2010

Sosialisasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.20/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-bagian Jalan dilaksanakan bagi para Penyelenggara Jalan, yang di ikuti peserta dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Riau, Dinas PU Kota Tanjungpinang, Dinas PU Kota Batam, Dinas PU Kabupaten Karimun, Dinas PU Kabupaten Bintan, dan Dinas PU Kabupaten Anambas.

Acara di buka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, dengan nara sumber yang telah berpengalaman. Materi Acara dalam sosialisasi tersebut antara lain Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 14/PRT/M/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.11/PRT/M?2010 tentang Tata Cara dan Persyaratan Laik Fungsi Jalan dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.20/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-bagian Jalan.

Dalam sosialisasi disampaikan hal-hal yang berhubungan dengan pemanfaatan bagian-bagian jalan, yang dapat berupa izin, dispensasi maupun rekomendasi. Termasuk juga rekomendasi dalam pemanfaatan Ruang Pengawasan Jalan, sejalan dengan penerbitan IMB agar tidak menghalangi jarak pandang pengendara pada titik-titik tertentu, terutama pada tikungan.

Acara diselenggarakan mulai tanggal 2 s/d 3 Maret 2010, dan ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepulauan Riau.

Minggu, 13 Februari 2011

Beberapa Terobosan dan Inovasi Balitbang PU

Berbagai hal dilakukan oleh Balitbang PU untuk terus mengadakan terobosan-terobosan sebagai inovasi baru dalam berbagai lingkup pekerjaan ke-PU-an dan Permukiman, guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dengan teknologi yang lebih maju dan lebih aman.

Antara lain Balitbang PU terus mengoptimalkan pemuktahiran aplikasi Indonesia National Road Geotechnical Database (INROG) pada jalan-jalan nasional, sebuah sistem yang dirancang untuk mendeteksi lokasi tebing-tebing yang rawan longsor sehingga perlu segera ditangani.
Direncanakan sistem INROG ini dapat diakses dengan mudah termasuk melalui SMS (short message service).

Inovasi lain adalah dalam ikhtiar peningkatan pemanfaatan Aspal Buton. Terdapat deposit 650 juta ton aspal Buton di Pulau Buton Sulawesi Tenggara, yang menjadi sumber aspal yang dapat memenuhi kebutuhan aspal dalam negeri sampai 300 tahub lamanya dengan masing-masing penggunaan 2 juta ton pertahun.

Disimpulkan keuntungan pemakaian asbuton :
  1. Stabilitas perkerasan lebih tinggi, cocok untuk jalan tol;
  2. Lebih tahan untuk retak;
  3. Deformasi rendah, kekakuan tinggi;
  4. Asbuton menghemat ketebalan perkerasan hingga 22 %;
  5. Memiliki produksi sampingan dengan manfaat besar spt light oil, bentonit, mineral (phospate dan kapur).

Inovasi lain adalah teknologi Sand Base untuk mengurangi ketergantungan pada agregat standar yang sulit didapatkan pada daerah-daerah pasiran yang minim aggregat dan memiliki kandungan kuarsa yang tinggi.

Hasil penelitiannya adalah :
  1. Spesifikasi dan metode aplikasi kuarsa sebagai bahan pondasi pada perkerasan lentur;
  2. Tergantikannya hingga 90% aggregat standar untuk kebetuhan perkerasan lentur (Lapis pondasi kelas A dan B), dengan kinerja yang sama;
  3. Meningkatnya efesiensi biaya konstruksi perkerasan lentur hingga 30% pada daerah-daerah minim aggregat.

Lainnya adalah teknologi Penanganan Tanah Ekspansif, yakni tanah atau batuan yang kandungan lempungnya memiliki potensi kembang-susut akibat perubahan kadar air.
Hasil penelitian yang diperoleh :
  1. Konstruksi penanganan tanah ekspansif menggunakan geomembran vertikal dengan menggunakan material pengisi galian berupa selected material dan semen slurry;
  2. Penggunaan geogrid untuk melawan retak refleksi pada tanah ekspansif;
  3. Konstruksi sheetpile beton sebagai penanggulangan instabilitas timbunan di tanah.
Sehubungan dengan itu direkomendasikan :
  1. Geomembran vertikal lebih cocok diterapkan pada pembangunan jalan baru;
  2. Membran vertikal sebaiknya diterapkan pada jalan ekskisting dengan timbunan kurang dari 1,5 m;
  3. Semen slurry sebagai material pengisi pada galian dimaksud agar tidak diperlukan lagi pemadatan;
  4. Geogrid sebagai penahan retak refleksi yang sudah terjadi pada jalan eksisting, masih dalam tahap pemantauan kinerjanya;
  5. Hasil pemantauan kadar air, penggunaan geomembran vertikal berhasil dalam mengurangi fluktuasi kadar air di bawah badan jalan;
  6. Konstruksi sheetpile untuk penanganan instabilitas pada timbunan tanah ekspansif masih dalam tahap pemantauan.
Diadakan pula penelitian tentang pemanfaatan kombinasi rumput Vetiver dan Bahia untuk mengurangi resiko erosi lereng pada konstruksi maupun opersional pemeliharaan jalan. Hasil penelitian adalah : kombinasi rasio 50% : 50% merupakan kombinasi untuk mengurangi erosi lereng; dan menurunkan tingkat erosi hingga 8 kali, dibandingkan hanya menggunakan rumput vertiver saja.

Beberapa hasil penelitian masih banyak dan seperti dikutip pada Majalah Lintas (Majalah Infrastruktur dan Transportasi) edisi 11 tahun 2010.


Sabtu, 15 Januari 2011

SPESIFIKASI 2010 & PAHS 2010

Dengan diterbitkannya Surat Direktur Bina Teknik Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum no. 02/SE/BT/2010 tanggal 26 November 2010, maka Spesifikasi Umum Bidang Bina Marga (Spek Umum Bina Marga) dan Software Perhitungan Analisa Harga Satuan (PAHS) 2010 yang mengacu pada Spek 2010 telah resmi dapat digunakan.

Bebarapa perubahan pada PAHS 2010 dan Spek 2010 perlu dicermati. Penyempurnaan ini juga untuk lebih memberikan kejelasan dan ketegasan. Salah satu perubahan mendasar contohnya mengenai tebal perkerasan AC-BC yang disempurnakan menjadi minimal 6 cm, pembayaran pekerjaan aspal yang terpisah dari setiap item/komponen.

Dalam Spesifikasi dan PAHS 2010 juga telah ditambahkan tentang pelaksanaan K3 dan SMK3.

untuk Sek dan PAHS dapat di download di :
http://www.ziddu.com/download/13405458/SpekUmum2010word.rar.html, http://www.ziddu.com/download/13405708/AHSSPECEdisi2010.rar.html, http://www.ziddu.com/download/13405716/SuratPemberitahuanPembaharuanSpesifikasiUmum.pdf.html dan http://www.ziddu.com/download/13405715/lampiransuratDirBitek.pdf.html

Kamis, 13 Januari 2011

PELAKSANAAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK 3)

Mengacu pada UU No.18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah no.29 tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi dan Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum No.174/MEN/1986 dan 104/KPTS/1986 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada tempat kegiatan Konstruksi, Menteri Pekerjaan Umum menerbitkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum no.09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi bidang Pekerjaan Umum dalam rangka pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk mengatur pelaksanaan K3 di bidang Konstruksi.
Peraturan ini dimaksudkan sebagai acuan bagi Pengguna Jasa maupun Penyedia Jasa dalam pelaksanaan SMK 3 , sehingga dapat dilaksanakan secara Sistematis, Terencana, Terpadu dan Terkoordinasi.
Adapun tujuan diberlakukan Peraturan ini agar semua Pemangku kepentingan mengetahui dan memahami tugas dan kewajibannya dalam penyelenggaraan SMK3 Konstruksi bidang Pekerjaan Umum sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja konstruksi dan penyakit akibat kerja konstruksi serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja.
Untuk pelaksanaan SMK3 dalam Panduan Analisa Harga Satuan (PAHS) tahun 2010 dan Spesifikasi Umum bidang Bina Marga tahun 2010, K3 telah diakomodir dalam setiap item pelaksanaan pekerjaan, yang tertuang dalam setiap analiasa harga satuan.(f2p)

Selasa, 21 Desember 2010

PERHITUNGAN BOX CULVERT SINGEL & DOUBLE

Berikut ini perhitungan Box Culvert Beton tipe Singel Box maupub Double Box dengan menggunakan aplikasi excel. Perhitungan dirumuskan dalam hitungan dalam rumus-rumus excel, sehingga perhitungan dapat lebih cepat. Beberapa penyesuian dapat dibaca dalam petunjuk.

http://www.ziddu.com/download/13066398/DoubleBox.xls.html

PERHITUNGAN PILAR JEMBATAN

Berikut ini perhitungan Pilar Jembatan tipe dinding penuh dengan menggunakan aplikasi excel. Perhitungan dirumuskan dalam hitungan dalam rumus-rumus excel, sehingga perhitungan dapat lebih cepat. Beberapa penyesuian dapat dibaca dalam petunjuk.

untuk aplikasi dalam excel dapat diunduh di http://www.ziddu.com/download/13066102/PilarJembatan.xls.html

PERHITUNGAN ABT JEMBATAN

Berikut ini perhitungan Abutmen (ABT) Jembatan tipe Cap dinding penuh dengan menggunakan aplikasi excel. Perhitungan dirumuskan dalam hitungan dalam rumus-rumus excel, sehingga perhitungan dapat lebih cepat. Beberapa penyesuian dapat dibaca dalam petunjuk.

untuk aplikasi dalam excel dapat diunduh di http://www.ziddu.com/download/13065924/Abutmentjembatan.xls.html